Awal dari membuat akun blog ini, tujuanku hanya satu, mencari jati diri, soul searching, kinda late, rite? Umurku sudah mendekati 35 tahun, dan menikah hampir 7 tahun, for whole my life, I cant answer so many things....
Perjalanan hidup, membawaku sampai ke titik ini, titik dimana aku mulai menyadari I'm like a shattered glass or puzzle? and now I'm trying to mend it, pieces by pieces. Bagaikan puzzle yang terserak di berbagai tempat, tak terlihat dan tak terdeteksi, I've been wondering around, try to found each of them. This is my journey for my soul searching.
I'm not that proud for what happened in my life for the last 7 years, but it lead me this way, to the moment that i might will not realized if I'm not here. God loves me enough, to lead me the way He give.
Start from my marriage life, I've been writing long enough story in how my husband try to convince me to married him back then. I'm the never believe married life is there, finally accepted it. With all hopes that I already have someone who always holding my hands and be there when I'm sad. Erase my loneliness, complete my broken pieces.
Aku anak kedua, anak tengah yang bahkan hingga saat ini masih bisa merasakan kemarahanku pada usia dini, saat usiaku 2tahun. Saat aku selalu merasa papa dan mamaku dan semua orang hanya peduli pada abangku, aku sudah merasakan yang namanya merasa tidak diperhatikan, tidak disayang dan sering ditinggalkan. Because I'm too noisy, too active, too talkative, it's hard to handle me. I'm a watcher, mengamati bagaimana mama menyayangi abangku, pergi bertiga jalan jalan dan meninggalkanku dirumah, kesedihan dan kemarahan itu masih kurekam hingga saat ini, isi lemari yang kuhancurkan, baju baju yang kugunting. I had that anger inside me for long time. And I'm really happy when my parents are separated. I'm afraid of him, I'm nervous around him, I think we really disconnected. Papa menikahi perempuan lain, saat mama sedang mengandung aku, beda usia ku dengan adikku hanya 6 bulan.
Aku merasakan kesedihan itu panjang, dan entah kenapa aku selalu merasa sedih dan sendiri, like nobody take care of me.
Walau dengan semua kesedihan itu, aku tetap menjadi anak yang ceria, mudah berteman, dan always curious over something.
Showing posts with label therapy. Show all posts
Showing posts with label therapy. Show all posts
Saturday, 17 August 2013
Friday, 22 February 2013
Menggugat Tuhan
Like I've told you before, this blog are my random though, something that I will not simply spill to my friends.
Setiap kali berada di keramaian, aku melihat be gitu banyak manusia berjubel, berdesakan dengan beragam kepentingan, pikiran dan pekerjaan, entah kenapa setiap kali melihat banyak manusia di keramaian, pikiran yang muncul dikepalaku adalah gambar tumpukan mayat yang pernah aku terima di-email dulu, mayat mayat manusia korban perang. Hanya seonggok daging, tak berharga, diperlakukan dengan tidak layak dan tidak terhormat.
Dulu aku sering ke klub malam, berpindah pindah dari satu nite club ke nite club lainnya. Apa yang aku pikirkan saat menikmati dentuman musik dan hingar bingar malam? Perang, Teror Dan Kelaparan,
Bagaimana bisa diluar sana sedang terjadi pembantaian, perang, teror dan kelaparan, aku beserta pengunjung klub malam malah bersenang senang, lupa diri dan lupa pulang.
Biasanya aku duduk, minum lemon tea dan mengamati, menertawai diri sendiri, juga orang orang yang sedang lupa diri. Aku bukan penggemar alcohol, bukannya tidak pernah minum, tapi benar2 tidak suka rasanya, juga tidak pernah mencoba obat2an.. Aku ke klub malam untuk mengamati orang orang dan menikmati musik tentunya.
Saat itu aku susah, kekurangan, hidup dari bantuan teman dan saudara, aku bertekat suatu hari nanti, saat aku punya uang, aku ingin membantu sesama, jadi manusia yang lebih baik dan tidak menghambur hamburkan uang apalagi untuk pesta yang tak berguna
Saat ini hidupku tidaklah kekurangan, kurang bersyukur iya, boros, dan suka lupa dengan tekad untuk membantu sesama. Apa yang aku tekad kan dulu, hanya sesekali terlaksana sekarang.
Dan hari ini kulihat lagi manusia yang banyak, perumahan yang padat, manusia dengan beragam kulit dan warna, berseliweran didepanku dengan pikiran mereka masing2...
Dan TUHAN, sebenarnya kenapa menciptakan manusia yang suka berperang ini? Untuk apa hidup yang singkat didunia ini? Takdir seperti apa yang harus manusia temui dan jalani?
Malaikat pun yang sangat mulia mempertanyakan pencipataan manusia, yang suka saling menumpahkan darah, apalagi manusia biasa yang nafsunya bisa membolak balikkan kondisi manusia menjadi setara binatang atau lebih tinggi dari malaikat?
TUHAN, aku menggugat, mengapa aku begitu rapuh dan mudah dibolak balikkan hatinya?
Ikhlas itu sudah pernah aku rasa, tapi Pasrah? Memasrahkan hati, jiwa dan raga pada Mu? Bagaimana caranya jika otak ini selalu penuh tanya dan mempertanyakan?
But I believe in You, really, I just wonder...
Salam
Bianca
Setiap kali berada di keramaian, aku melihat be gitu banyak manusia berjubel, berdesakan dengan beragam kepentingan, pikiran dan pekerjaan, entah kenapa setiap kali melihat banyak manusia di keramaian, pikiran yang muncul dikepalaku adalah gambar tumpukan mayat yang pernah aku terima di-email dulu, mayat mayat manusia korban perang. Hanya seonggok daging, tak berharga, diperlakukan dengan tidak layak dan tidak terhormat.
Dulu aku sering ke klub malam, berpindah pindah dari satu nite club ke nite club lainnya. Apa yang aku pikirkan saat menikmati dentuman musik dan hingar bingar malam? Perang, Teror Dan Kelaparan,
Bagaimana bisa diluar sana sedang terjadi pembantaian, perang, teror dan kelaparan, aku beserta pengunjung klub malam malah bersenang senang, lupa diri dan lupa pulang.
Biasanya aku duduk, minum lemon tea dan mengamati, menertawai diri sendiri, juga orang orang yang sedang lupa diri. Aku bukan penggemar alcohol, bukannya tidak pernah minum, tapi benar2 tidak suka rasanya, juga tidak pernah mencoba obat2an.. Aku ke klub malam untuk mengamati orang orang dan menikmati musik tentunya.
Saat itu aku susah, kekurangan, hidup dari bantuan teman dan saudara, aku bertekat suatu hari nanti, saat aku punya uang, aku ingin membantu sesama, jadi manusia yang lebih baik dan tidak menghambur hamburkan uang apalagi untuk pesta yang tak berguna
Saat ini hidupku tidaklah kekurangan, kurang bersyukur iya, boros, dan suka lupa dengan tekad untuk membantu sesama. Apa yang aku tekad kan dulu, hanya sesekali terlaksana sekarang.
Dan hari ini kulihat lagi manusia yang banyak, perumahan yang padat, manusia dengan beragam kulit dan warna, berseliweran didepanku dengan pikiran mereka masing2...
Dan TUHAN, sebenarnya kenapa menciptakan manusia yang suka berperang ini? Untuk apa hidup yang singkat didunia ini? Takdir seperti apa yang harus manusia temui dan jalani?
Malaikat pun yang sangat mulia mempertanyakan pencipataan manusia, yang suka saling menumpahkan darah, apalagi manusia biasa yang nafsunya bisa membolak balikkan kondisi manusia menjadi setara binatang atau lebih tinggi dari malaikat?
TUHAN, aku menggugat, mengapa aku begitu rapuh dan mudah dibolak balikkan hatinya?
Ikhlas itu sudah pernah aku rasa, tapi Pasrah? Memasrahkan hati, jiwa dan raga pada Mu? Bagaimana caranya jika otak ini selalu penuh tanya dan mempertanyakan?
But I believe in You, really, I just wonder...
Salam
Bianca
Wednesday, 6 February 2013
Journey to My Passion
Sejujurnya...
Blog ini merupakan therapy untuk diriku sendiri...
menulis dan menulis, apa saja kecuali pekerjaan dan kehidupan sehari hariku..
Ada hal yang mengusik diriku, mengganggu dan menyita sebagian waktuku, membuatku lupa pada hal hal yang seharusnya aku lakukan.
Saat ini pekerjaan adalah "handler" ku segala sesuatu yang kulakukan hanya untuk kerja, kerja dan kerja.... walaupun aku menyukai pekerjaanku, mencintai malah, tapi aku kehilangan jiwa spiritualku, dan kadang ini membuat jiwaku kosong dan bertanya tanya.
Disela sela pekerjaan yang menumpuk, aku menyibukkan diri mencari hal yang aku suka, yang paling ingin aku lakukan, saat ini semua seperti benang kusut dan tidak terarah, melalui jurnal jurnal yang akan aku tulis ini, aku berharap aku dapat mengerti diriku sendiri... tujuan dari penciptaanku dan memenuhi misi penciptaanku di dunia.
Aku ingin berdoa dengan khusyu
Aku ingin tidak membohongi hati nuraniku
Aku ingin damai dan berguna dalam hidup yang singkat ini
Aku akan berusaha temukan lagi percik percik itu dalam diriku sendiri..
dan disini akan kurekam jejak jejak pencarian kedalam diriku sendiri,
Ke hati nurani, ke aliran darah, ke dalam rangkaian fikiran, ke dalam tiap partikel tubuh
Temani aku kawan dalam pencarian ini
Resolusiku tahun ini : Journey to search my soul, its lost or i've never found it, let's walk with me, I hope that you find your soul as well.
Salam
Bianca
Blog ini merupakan therapy untuk diriku sendiri...
menulis dan menulis, apa saja kecuali pekerjaan dan kehidupan sehari hariku..
Ada hal yang mengusik diriku, mengganggu dan menyita sebagian waktuku, membuatku lupa pada hal hal yang seharusnya aku lakukan.
Saat ini pekerjaan adalah "handler" ku segala sesuatu yang kulakukan hanya untuk kerja, kerja dan kerja.... walaupun aku menyukai pekerjaanku, mencintai malah, tapi aku kehilangan jiwa spiritualku, dan kadang ini membuat jiwaku kosong dan bertanya tanya.
Disela sela pekerjaan yang menumpuk, aku menyibukkan diri mencari hal yang aku suka, yang paling ingin aku lakukan, saat ini semua seperti benang kusut dan tidak terarah, melalui jurnal jurnal yang akan aku tulis ini, aku berharap aku dapat mengerti diriku sendiri... tujuan dari penciptaanku dan memenuhi misi penciptaanku di dunia.
Aku ingin berdoa dengan khusyu
Aku ingin tidak membohongi hati nuraniku
Aku ingin damai dan berguna dalam hidup yang singkat ini
Aku akan berusaha temukan lagi percik percik itu dalam diriku sendiri..
dan disini akan kurekam jejak jejak pencarian kedalam diriku sendiri,
Ke hati nurani, ke aliran darah, ke dalam rangkaian fikiran, ke dalam tiap partikel tubuh
Temani aku kawan dalam pencarian ini
Resolusiku tahun ini : Journey to search my soul, its lost or i've never found it, let's walk with me, I hope that you find your soul as well.
Salam
Bianca
Subscribe to:
Posts (Atom)